Ketika matahari masih sembunyi

Ketika matahari masih sembunyi

Ah, terkadang aku iri dengan mereka. Mendengar langkah kaki yg berjalan ke bawah. Mereka berangkat menuju musholla untuk sholat berjamaah di sana.
Namun, wanita. Kami lebih diutamakan atau dianjurkan untuk sholat di dalam rumah saja. Walaupun tak dilarang untuk pergi, tapi tetap saja, rasanya janggal jika bersikukuh. Mungkin lebih baik seperti ini saja?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s