unvisibleme

unvisibleme

ada sisi, di mana kalian tidak akan bisa mengerti saya.
mungkin ada yang tahu bagaimana sifat saya yang sebenarnya, atau
bahkan kalian tidak tahu saya sama sekali.

terkadang–dengan menulis sesuatu–perasaan saya bisa lebih lega, lebih lapang, dan plong. saya beri tahu, sebenarnya saya punya banyak kelemahan. kelemahan-kelemahan saya itu, membuat saya merasa jahat. dan itu berkebalikan dari pendapat orang-orang di sekitar saya, yang bahkan berkata bahwa saya adalah orang yang baik. bukankah sudah berkali-kali saya bilang bahwa saya bukan orang yang seperti itu?
kalau saya tidak bisa meyakinkan mereka, berarti saya seorang pembohong ulung. saya tidak mudah menunjukkan perasaan saya dengan sejujurnya pada orang lain, itu karena saya takut menyakiti perasaan mereka; atau sebut saja saya takut menghadapi kenyataan.

ketika saya tampak senang, bisa saja saya merasakan suatu kesedihan, atau memang sedang senang. saat saya memberikan senyuman untuk meyakinkan bahwa hal itu nggak masalah, sepertinya itu terpaksa. ketika saya bilang, “nggak, nggak marah kok..” biasanya saya sedang berbohong. atau, “iya nggakpapa, beneran. contek aja.” atau “iya nggakpapa, copy aja tugasku” biasanya saya tidak ingin mereka melakukan itu.

baiklah, saya jahat kan? pembohong kan? orang yang suka bohong bukan orang baik kan? :-)

kadang saya berfikir, sepertinya saya lebih sering merasakan sedih di dunia ini. kenapa? saya terlalu perasa, jadi hal sederhana pun saya pikirkan terlalu berlebihan. terserah kalian mau berkata apa, lebay, alay, saya tidak peduli. begitu bencinya saya dengan orang-orang egois dan tidak pernah memikirkan perasaan orang lain. tidakkah mereka berfikir bahwa perbuatan mereka sering membuat banyak orang kecewa? sebenarnya saya akan lebih menghargai mereka jika mereka bisa sadar diri dan bekerja keras dengan usahanya sendiri. saya mudah kagum dan menyayangi orang yang seperti itu. tidak seperti manusia-manusia saat ini.

untungnya, saya masih mempunyai teman-teman yang baik. mereka jujur dan tidak bertindak seenaknya–tidak seperti yang lain. saya sangat bersyukur. tolong maafkan saya yang masih tidak tegas terhadap perasaannya sendiri. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s