another story

tanam paksa.

Pada awal abad ke-19, Van Den Bosch diangkat oleh Belanda sebagai gubernur jenderal. Kemudian, rakyat Indonesia yang saat itu masih jauh dari kemerdekaannya, dipaksa untuk menanam tanaman-tanaman yang laku di pasaran dunia. Dimulailah sistem tanam paksa, tepatnya pada tahun 1830-1870.

Bagi Indonesia, sistem tanam paksa ini menimbulkan akibat:

  • Sawah dan ladang terbengkalai karena wajib kerja rodi yang berkepanjangan.
  • Beban rakyat semakin berat, karena harus menyerahkan sebagian tanah dan hasil panennya untuk membayar pajak, mengikuti kerja rodi dan menanggung risiko apabila gagal panen.
  • Akibat bermacam-macam beban, timbul tekanan fisik dan mental yang berkepanjangan.
  • Timbulnya bahaya kelaparan dan wabah penyakit di mana-mana sehingga angka kematian meningkat drastis.

Bagi Belanda:

  • Mendatangkan keuntungan dan kemakmuran rakyat Belanda.
  • Hutang-hutang Belanda dapat teratasi.
  • Penerimaan pendapatan melebihi anggaran belanja.
  • Kas negeri Belanda yang semula kosong, dapat terpenuhi kembali.
  • Berhasil membangun Amsterdam menjadi kota pusat perdagangan dunia.

Coba bandingkan dan bayangkan, saat rakyat Indonesia bersusah payah dan berjuang melawan kematian, rakyat Belanda hidup sejahtera dan aman. Sedangkan sistem tanam paksa ini berlangsung selama sekitar 40 tahun lamanya. 40 tahun :( umur saya saja belum sampai separuhnya. Mengerikan dan memprihatinkan, seharusnya generasi saat ini bisa lebih menghargai mereka, para veteran. Bukan bersikap buruk, tapi berusaha lebih baik dari sebelumnya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s