I love life, life loves me.

1#

Apa bahagianya jadi anak psikologi kalau yang populer ditanya orang hanya, “Berarti, bisa membaca orang, ya?” Kapan dunia akan berhenti memperlakukan kita seperti ini? Dan, aku banyak bertanya mengapa. “Berarti, bisa menebak kepribadian orang?” Seandainya aku memang bisa menebak kepribadian orang, apa hebatnya kemampuan itu?

Terakhir kali aku mendapatkan pertanyaan itu beberapa waktu yang lalu, dalam hati aku: “Lagi?” Tapi, aku hampir tidak percaya aku bisa menjawab begini, karena baru kali itu keluar kalimat seperti itu, kurang lebih: “Memang bisa, kan diajarkan, macam bagaimana mengamati dan membaca emosi, ekspresi nonverbal dan bahasa tubuh. Lalu, ada macam-macam tes untuk menguak kepribadian orang…”

(Yes/no question berubah menjadi open-ended question ^^, siapa yang bisa menerima ini? Entah. Dia hanya mendengarkan dan aku berambisi meluruskan satu hal.)

“… Tapi, sekalipun bisa, aku tidak mau. Yang semacam itu sering membuat kita terlalu percaya diri dalam menilai orang sehingga mudah terjebak dalam kesalahpahaman atau prasangka…

View original post 1,114 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s