#letter14

#letter14

#titipansurat. dari teman sekelas, X2-33.

Untuk Kamu

 

Iya, Kamu.

 

Kamu yang membuatku membuka kembali akun jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg milikku yang telah usang itu , hanya untuk mencari tahu siapa sebenarnya namamu itu.

 

Kamu, Kamu yang membuat mataku selalu awas dimanapun aku berada, kalau-kalau indera penglihatanku ini dapat menangkap sosokmu, entah diujung lorong ataupun disalah satu kursi kantin sekolah yang selalu penuh dengan anak-anak yang kelaparan itu.

 

Kamu, hmm lagi-lagi kamu, kamu yang dapat membuatku tidak bisa berhenti tersenyum sepanjang hari, hanya karena mataku ini tidak sengaja dapat menangkap sosokmu itu, sosok yang selalu kucari disetiap pagiku.

 

Kamu, tetap kamu, kamu yang selalu membuatku merasa seperti hariku ini tidak lengkap apabila, bayanganmu itu tidak dapat tertangkap oleh retina mataku ini.

 

Mungkin menurutmu aku ini terlalu mengada-ada, hal yang kutuliskan ini terlalu dibuat-buat. Tapi, masa bodoh wong ini yang ingin ku katakan kepadamu.

 

Eh, terimakasih ya, terimakasih atas pelajarannya :D

 

Terimakasih, iya terima kasih, atas pelajaran untuk menjadi orang yang lebih bersabar. Hmm, bersabar untuk menunggumu di balkon depan kelas setiap pagi dengan harapan aku dapat melihat sosokmu, walaupun hasilnya seringkali nihil -_-.

 

Terimakasih juga atas pelajaran “Jangan gampang menyerah, berjuanglah sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan”, tidak gampang menyerah untuk tetap mencari namamu berkali-kali , di Google dan berbagai jejaring sosial mnyebalkan itu, walaupun aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan setelah ak mendapatkan namamu -_-.

 

@Noname

 

Lucu aja ngerasa kehilangan akan sesuatu yang nggak pernah dimiliki.

 

Hmm, tapi aku sadar kok, apa yang aku rasakan ini cuma perasaan semu. Buatku kamu itu tidak nyata, kamu tidak bisa kulihat setiap hari seperti “mas-mas” nya teman-temanku itu. Iya, semu kamu pasti tidak mengetahui apa yang akau rasakan tentangmu kan?, bahkan mengenal ataupun mengetahui aku ini siapa saja, barangkali tidak. Tapi, melihatmu dari jauh saja sudah merupakan hiburan bagiku lho :), karena mungkin hanya tinggal 62 hari lagi aku dapat melihatmu berlalu-lalang disekolah.

 

Kurasa sudah cukup suratku ini, semoga kita dapat bertemu lagi di lain waktu, tempat, da keadaan yang lebih baik nanti, AKU HARAP. Semoga kamu selalu bahagia disana :), aku mendoakanmu dari sini.

Sincerely,

 

Hmm, maybe your (secret admirer ._.)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s